Rabu, 19 September 2012

macam - macam jaringan komputer

Topologi Jaringan Komputer
     Topologi merupakan pola tertentu yang digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan computer yang lain. Topologi jaringan dibagi menjadi dua macam, yaitu topologi fisik dan topologi logis jaringan.
a.       Topologi Fisik Jaringan
Topologi fisik jaringan adalah cara yangdigunakan untuk menghubungkan sejumlah workstation (computer) dalam jaringan LAN.
Macam-macamnya sebagai berikut.

1)      Topologi Bus
Topologi Bus menggunakan sebuah kabel tunggal atau kabel utama di mana seluruh workstation dan server dihubungkan.
Topologi bus memiliki karateristik sebagai berikut :
Menggunakan sebuah kabel utama untuk menjangkau seluruh anggota jaringan dimana kedua ujung nya terdapat terminator.
     Sinyal melawati kabel dalam dua arah dan memungkinkan terjadi collision.
     Terdapat work station computer t-konektor di sepanjang kabel

Kelebihan topologi bus sebagai berikut
     Mudah dipasang pada computer atau perangkat lain ke dalam sebuah kabel  utama.
Tidak terlalu banyak menggunakan kabel
     Hemat biaya

Kekurangan dari topologi bus :
     Seluruh jaringan akan berhenti aktifitasnya bila ada kerusakan  pada kabel utama
     Membutuhkan terminator pada kedua ujung kabel utamanya.
     Terjadinya kepadatan lalulintas data pada jalur utama.

      
2)      Topologi Ring
Topologi Ring merupakan susunan computer atau piranti lain dalam jaringan yang berbentuk melingkar, menyerupai cincin yang tertutup (loop).
Memiliki karterstik :
     Jaringan berupa lingkaran yang berisi node – node
     Pemasangannya mudah, tetap jangkauannya terbatas
            Cukup tentan, kerusakan pada suatu segmen kabel akan berakibat pada tidak berfungsinya jaringan .

3)      Topologi Star
Pada topologi star, setiap workstation, server, maupun perangkat lain terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub atau concentrator.


4)      Topologi Tree
Topologi Tree merupakan perpaduan  antara topologi bus dan star
Yaitu terdiri atas kelompok – kelompok dari workstation konfigurasi topologi star yang terkoneksi  ke kabel utama yang menggunakan topoogi bus.
Topologi ini biasanya di gunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan tingkatan yang berbeda.
5)    Topologi Mesh
        Topologi mesh memiliki hubungan yang jauh lebih banyak di antara peralatan – peralatan yang ada.
       Setiap peralatan yang ada di dalam jaringan saling terhubung satu sama lain. Kebanyakan jaringan yang menggunakan topologi mesh akan mengalami kesulitan dalam instalasi jika peralatan yang terhubung jumlahnya bertambah banyak jadi jika ada peralatan (computer) yang akan kita sambungkan,maka perhitungannya adalah n(n-1) /2. Sehingga jika computer yang terhubung semakin banyak,maka semakin banyak pula hubungan yang akan diatur. Topologi ini cocok untuk digunakan pada system jaringan yang kecil.
B. Topologi Logis Jaringan
Topologi Logis Jaringan merupakan metode akses yang digunakan oleh sebuah jaringan,yang terdiri atas beberapa topologi berikut.
1.      Ethernet.
Sistem ini dikembangkan pertama kali oleh Xerox Corporation. Ethernet bekerja berdasarkan broadcast network dengan setiap node (computer) menerima setiap transmisi data yang dikirim oleh sebuah node. Pengembangan lebih lanjut dari Ethernet adalah fast Ethernet yang menyediakan jalur transmisi sampai dengan 100 MB per detik dan sering digunakan sebagai backbound. Pada jaringan.
2.      Token Ring
Topologi ini dikembangkan oleh IBM untuk menghindari adanya Collision dengan tindak menggunakan collision detection,tapi menggunakan token passing scheme.
3.      ARC NET
Metode ini dikembangkan oleh data poin dan dipopulerkan oleh standar microsystem Inc,dengan menggunakan prinsip token passing scheme dan broadcast. Prinsip kerjanya yaitu melewatkan token ke setiap node yang memiliki broadcast tertentu dengan kecepatan 2,5 Mbps dan 10 Mbps.
4.      FDDI (Fiber Distribute Data Interface)
FDDI dikembangkan dengan menggunakan kabel fiber optic dengan cara berdasarkan dua ring konsentrik  yang masing-masing memiliki kecepatan 1200 Mbps serta menggunakan token passing scheme. Masing- masing ring memiliki fungsi yang berbeda atau salah satu ringn menjadi backup ring yang lain.



TENSES - TENSES


T E N S E S- T E N S E S


Ini merupakan kupulan dari 16 Tenses rumus beserta contohnya ada di sini..
A. Simple Present Tenses
Walaupun Present artinya sekarang tetapi hal ini jangan ditapsirkan bahwa tindakan tersebut dilakukan pada saat ini. Tenses ini digunakan untuk menyatakan sesuatu yang bersifat tetap, kebiasaan atau kebenaran yang hakiki. Karena sering menyangkut kejadian diwaktu lamapu, sekarang dan akan datang, Tenses ini paling sedikit mempunyai keterangan waktu tertentu.

Kalimat-kalimat bahasa inggris umumnya harus mempunyai subject(s) dan predicate(p). karena itu semua Tenses akan dipormulasi seperti itu.
Rumus:
+) Subject + to be + verb I + Main verb
+) Subject + verbI +(s/es)
Contoh :
* he is handsome
(dia tampan)
* is he handsome?
(apakah dia tampan?)
* he is not handsome
(dia tidak tampan)
Simple Present Tense dipakai ketika:
• Kejadiannya bersifat umum, atau
• Terjadi sepanjang waktu, atau kebiasaan di masa lampau, sekarang dan masa yang akan datang, atau
• Kejadiannya tidak hanya terjadi sekarang, atau
• Bersifat kebenaran umum, yang orang lain tidak dapat menyangkal lagi akan kebenarannya.

B. Present Continuous Tense
Tenses ini digunakan untuk menyatakan suatu tindakan yang benar-benar sedang dilakukan saat ini. Kalimat-kalimat dalam Tenses ini lebih sering dipakai dari pada present Tenses.

Rumus:
subject + to be (is, am, are) + kata kerja + ing
Tense ini dipakai untuk menjelaskan tentang:
• Kejadian yang sedang terjadi sekarang, atau
• Kejadian yang akan terjadi di masa yang akan dating
Contoh :
+) She is cooking in the kitchen.
(dia sedang memasak di dapur)
-) She is not cooking in the kitchen
(dia tidak sedang memasak di dapur)
?) is she cooking in the kitchen?
(Apakah dia sedang memasak di dapur?)
C. Present Perfect Tense

Rumus:
subject + have + past participle (Kata Kerja Bentuk ke-3)
Tense ini digunakan untuk:
• Pengalaman
• Perubahan
• Situasi Yang berkelanjutan
Atau untuk menunjukan suatu peristiwa yang selesai pada waktu yang singkat (baru selesai)

Perhatikan contoh-contoh kalimatnya berikut ini:
+) they have met me
(mereka sudah menemui saya)
?) have they met me?
(apakah mereka sudah menemui saya?
-) they have not met me
( mereka belum menemui saya)

D. Present Perfect Continuous Tense
Rumus:
subject + have / has + been + K.Kerja + ing
Kita menggunakan Tense ini untuk menjelaskan:
• Satu kejadian/kegiatan yang baru saja berlangsung
• Satu perbuatan yang berlangsung hingga sekarang (pada saat bicara masih terjadi)

Perhatikan contoh kalimat berikut:
+) They have been playing football
(Mereka telah sedang bermain sepakbola)
-) They have not been playing football
(merka telah tidak sedang bermain sepakbola)
?) have they been playing football?
( Apakah merka telah sedang bermain sepakbola?)

E. Simple Past Tense
Rumus Kalimat Positif:
subject + Kata Kerja Bentuk ke - 2
Rumus Kalimat Negatif :
subject + did + not + Kata Kerja Bentuk ke - 1
Rumus Kalimat Tanya:
Did + subject + Kata Kerja Bentuk ke - 1
Pengecualian: Ketika Predikat suatu kalimat bukan kata kerja, maka pengganti kata kerja tersebut adalah was (I, she, he, it) dan were (we, you, they).

Kapan kita memakai Simple Past Tense?
Kita memakai Tense ini untuk membicarakan tentang satu perbuatan yang terjadi di masa lampau.
Perhatikan contoh kalimat berikut:
+) They were student last year
(mereka pelajar tahun lalu)
-) they were not student last year
(mereka bukan pelajar tahun lalu)
?) were they student last year?
(apakah mereka pelajar tahun lalu?)

F. Past Continuous Tense
Rumus:
subject + was, were + Kata Kerja + ing
Kapan kita menggunakan Tense ini?
Tense ini menggambarkan suatu tindakan atau kejadian pada waktu tertentu di masa lampau.
Contoh:
+)We were joking.
-) We were not joking
?) Were we joking?

G. Past Perfect Tense
Rumus:
had + subject + Kata Kerja Bentuk ke - 3
Kapan kita menggunakan Past Perfect Tense?
Tense ini mengekspresikan tindakan di masa lalu sebelum tindakan lain terjadi, namun kejadiannya di masa lampau.

Perhatikan:
+) I had listen the radio when you come here
(aku sudah mendengar radio sebelum kamu datang

H. Past Perfect Continuous Tense
Rumus:
subject + had + been + Kata Kerja + ing
Kapan Kita menggunakan Past Perfect Continuous Tense?
Tense ini sama pemakaiannya dengan Past Perfect Tense, namun mengekspresikan tindakan-tindakan yang lebih lama di masa lampau sebelum tindakan lain terjadi.

Perhatikan:
She had been helping me when they went to scool
(dia telah sedang membantu saya ketika mereka telah pergi ke sekolah)

I. Simple Future Tense
Rumus:
subject + WILL/SHALL + Kata Kerja Bentuk I
Kapan kita mengunakan Simple Future Tense?
a. Tidak Ada Rencana Sebelumnya atau Menyatakan perbuatan/kejadian yang akan dilakukan pada waktu yang akan datang
contoh :
• Hold on. I‘ll get a pen.
b. Prediksi
Contoh:
• It will rain tomorrow.
KALIMAT NON-VERBAL
Ketika predikat suatu kalimat bukan kata kerja, maka gunakan be untuk menggantikan kata kerja tersebut.
Contoh:
• I‘ll be in London tomorrow.

Catatan:
Ketika kita mempunyai rencana atau keinginan untuk melakukan suatu kegiatan di masa yang akan datang, maka gunakan be going to atau Present Continuous Tense untuk menggantikan will/shall.

J. Future Continuous Tense
Rumus:
subject + WILL + BE + Kata Kerja + ing
Kapan kita menggunakan Future Continuous Tense?
Tense ini menggambarkan suatu tindakan yang akan terjadi di waktu tertentu di masa yang akan datang.
Contoh:
He will be teaching me at eight tomorrow
(dia akan sedang mengajar saya pada jam delapan besok)


K. Future Perfect Tense
Rumus:
subject + WILL + HAVE + Kata Kerja Bentuk ke 3
Kapan Kita Menggunakan Future Perfect Tense?
Tense ini kita pakai untuk menggambarkan suatu kegiatan yang akan terjadi di masa yang akan datang sebelum kegiatan lain terjadi.
Contoh:
They will be tired when they arrive.
.(mereka akan telah lelah ketika mereka datang)


L. Future Perfect Continuous Tense
Rumus:
Subject + WILL + HAVE + BEEN + Kata Kerja I + ing
Kapan kita memakai Future Perfect Continuous Tense?
Kita menggunakan Tense ini untuk membicarakan tentang suatu tindakan/kegiatan yang panjang sebelum beberapa saat di masa yang akan datang. Contoh:
• He will be tired when he arrives. He will have been traveling for 24 hours.


M. Past Future Tense
Untuk menyatakan suatu perbuatan/peristiwa yang akan terjadi diwaktu lampau
Rumus:
subject + WOULD + Kata Kerja Bentuk I
Contoh :
She would not be at school tomorrow.
(Dia tidak akan ke sekolah besok)

N. Past Future Continuous Tense
Untuk menyatakan suatu perbuatan yang sedang terjadi di waktu lampau.
Rumus:
subject + WOULD + BE + Kata Kerja + ing
Contoh:
We would be having dinner at home yesterday.
(kita akan sedang makan malam di rumah kemarin)


O. Past Future Perfect Tense
untuk menyatakan suatu prbuatan atau peristiwa yang akan sedang terjadi di waktu lampau
Rumus:
subject + WOULD + HAVE + Kata Kerja Bentuk ke 3
Contoh:
she would have be finished to studied if he had not been lazy
(dia akan sudah tamat belajar jika dia tidak malas)


P. Past Future Perfect Continuous Tense
Untuk menyatakan suatu perbuatan/peristiwa yang akan sedang terjadi di waktu lampau
Rumus:
Subject + WOULD + HAVE + BEEN + Kata Kerja I + ing
Contoh:
We would have been waiting long.
(kita akan sudah sedang menunggu lama)

KESIMPULAN
Rumus Umum Tense adalah sbb:
No Tenses Rumus
1 Present Simple Tense S + V1 + dll
2 Present Continuous Tense S + is, am, are + V-ing + dll
3 Present Perfect Tense S + have,has + V3 + dll
4 Present Perfect Continuous Tense S + have, has + been + V-ing + dll
5 Past Simple Tense S + V2 + dll
6 Past Continuous Tense S + was, were + V-ing + dll
7 Past Perfect Tense S + had + V3 + dll
8 Past Perfect Continuous Tense S + had + been + V-ing + dll
9 Future Simple Tense S + will + V1 + dll
10 Future Continuous Tense S + will + be + V-ing + dll
11 Future Perfect Tense S + will + have + V3 + dll
12 Future Perfect Continuous Tense S + will + have + been + V-ing + dll
13 Past Future Simple Tense S + would + V1 + dll
14 Past Future Continuous Tense S + would + be + V-ing + dll
15 Past Future Perfect Tense S + would + have + V3 + dll
16 Past Future Perfect Continuous Tense S + would + have + been + V-ing + dll
diposkan oleh NOFAN ARZEKA GREZA @ 08:25   15 Komentar Link ke posting ini

Jumat, 06 Juli 2012

Mengenai I'rob


I’ROB

I’rob Adalah Perubahan Di Akhir Kalimat dikarenakan perbedaan amil yang masuk padanya.Baik secara lafal (Kelihatan) atau takdiron (Dikira - kirakan).
I’rob ada 4 :
1.Rofa’
2.Nasob
3.Jer
4.Jazm

KALAM
Kalam di bagi menjadi 2 yaitu:
1.Mu’rob adalah kalimat yang bisa mengalami perubahan (Bisa di i’robi) .
  • Isim Mufrod
  • Isim Tasniyah
  • Jama’ Taksir
  • Jama’ Mudzakar
  • Jama’ Mu’annats
  • Asma’ Khomsah
2.Mabni adalah kalimat yang tidak berubah akhirnya.
  • Isim Dhomir
  • Isim Isaroh
  • Isim Maudol
  • Isim Syarot
  • Isim Istifham
  • Isim Fa’il
         Dari kalimah Fi’il yang mu’rob adalah Fi’il Mudhori’.Itupun dengan syarat tidak bertemu dengan Nun Taukid dan Nun Jama’ Niswah .Kalau kalimah huruf  semuannya Mabni/tidak bisa di i’robi .

1.Asma’ Khomsah adalah kelompok lima isim saratnya dia mudhof atau digabungkan dengan kalimah lain.
2.Jama’ Taksir adalah lafal yang mempunyai arti banyak yang berubah dari bentuk mufrodnya.
3.Jama’ Mu’annats Salim adalah lafal yang mempunyai arti banyak (untuk perempuan) sebab tambahan alif dan ta’.
4.Jama’ Mudzakar Salim adalah lafal yang mempunyi arti banyak (untuk laki - laki) dengan tambahan wawu dan mim.
5.Isim Mufrod adalah Lafal yang mempunyai arti satu .
6.Isim Tasniyah adalah lafal yang menunjukan arti dua dengan tambahan alif dan nun.  
      Dari bagian – bagian i’rob kalimah isim dapat menerima rofa’,nasob dan jer .kalimah isim tidak bisa menerima i’rob jazm ,kalimah fi’il tidak dapat menerima i’rob jer .

TANDA – TANDA I’ROB

I’ROB ROFA’
I’rob Rofa’ mempunyai 4 tanda :
1.Dummah (Sebagai tanda asli yang lain di namakan nama pengganti)
                  Dummah menjadi tanda i’rob rofa’ bertempat pada 4 tempat :
·    Isim Mufrod
·    Jama’ Taksir
·    Jama’ Mu’annats
·    Fi’il Mudhori’ (akhirnya tidak bertemu dengan apapun)





2.Alif
                  Alif menjadi tanda i’rob rofa’ bertenpat pada
·Isim Tasniyah

3.Wawu
                   Wawu menjadi tanda i’rob rofa’ bertempat pada 2 tempat :
· Jama’ Mudzakar
· Asma’ Khomsah

4.Nun
   Nun menjadi tanda i’rob rofa’ bertempat pada :
Fi’il Mudhori’ yang bertemu dengan dhomir tasniyah ,dhomir jama’,dan mu’annats mukhotobah (Afal khomsah).

I’ROB NASAB
I’rob Nasab mempunyai 5 tanda :
1.Fathah(sebagai tanda asli adapun yang lainnya sebagai tanda ganti)
             Fathah menjadi tanda i’rob nasab bertempat pada 3 tempat:     
·                           Isim Mufrod
·                           Jama’ Taksir
·                           Fi’il Mudhori’
  
2.Alif
             Alif menjadi tanda i’rob nasob bertempat pada :
·   Asma’ Khomsah

3.Kasrah
                   Kasrah menjadi tanda i’rob nasob bertempat pada :                   
·   Jama’ Mu’annats                                                                                                        
4.Ya’
                   Ya’ menjadi tanda i’rob nasob bertempat pada :
·   Isim Tasniyah
·   Jama’ Mudzakar Salim                                                                                                           
5.Hadfunun (terbuangnya nun)
             Hadfunun menjadi tanda i’rob nasob bertempat pada :
·   Afa’l Khomsah (ketika rofa’ dengan tanda adanya nun)

I’ROB JER
I’rob Jer mempunyai 3 tanda :
1.Kasrah (Sebagai Tanda Aslinya )
Kasroh menjadi tanda I’ro Jer pada 3 tempat :
·   Isim Mufrod Munshorif
·   Jama’ Taksir Munshorif
·   Jama’ Mu’annats

2.Ya’
Ya’ Menjadi I’rob Jer  menempati pada 3 tempat :
·   Asma’ Khomsah
·   Isim Tasniyah
·   Jama’ Mudzakar


3.Fathah
Fathah menjadi tanda I’rob Jer Bertempat pada :
·   Isim Ghoigu Munshorif  (Isim Yang Tidak Menerima Tanwin)


I’ROB JAZM
I’rob jazm mempunyai 2 tanda :
1.Sukun (Sebagai Tanda Asli)
            Sukun menjadi tanda I’rob Jazm bertempat pada :
·   Fi’il Mudhori’ Sohih Akhir (fi’il Mudhori’ Yang Huruf Akhirnya Tidak Berupa huruf illat )

2.Hadfu Nun
                  Ada 2 Macam yaitu :
·   Membuang Huruf Nun
         Hadfu Nun / membuang huruf nun menjadi tanda I’rob Jazm Bertempat Pada Afa’l Khomsah.
·   Huruf Illat
Huruf Illat menjadi tanda I’rob Jazm bertempat pada Fi’il Mudhori’ Mu’tal Akhir.(Fi’il yang huruf Ajhirnya Berupa huruf illat {Alif, Wawu , Ya’}).

KALIMAT YANG BISA DI I’ROBI

DITANDAI DENGAN HAROKAT :         

JAZM
JER
NASAB
RAFA’

-
KASROH
FATHAH
DUMMAH
ISIM MUFROD
-
KASROH
FATHAH
DUMMAH
JAMA’ TAKSIR
-
KASROH
KASROH
DUMMAH
JAMA’ MU’ANNATS
SUKUN
-
FATHAH
DUMMAH
FI’IL MUDHORI’

DITANDAI DENGAN HURUF :

JAZM
JER
NASAB
RAFA’

-
YA’
YA’
WAWU
JAMA’ MUDZAKAR
-
YA’
YA’
ALIF
ISIM TASNIYAH
-
YA’
ALIF
WAWU
ASMA’ KHOMSAH
HADFU NUN
-
HADFU NUN
NUN
AFA’L KHOMSAH


Kalimat Yang Bisa di’robi Ada 2 Macam :
1.      Ditandai Dengan Harokat
·         Kalimat Yang ditandai Dengan Harokat Ada 4 macam :
o   Isim Mufrod
o   Jama’ Taksir
o   Jama’ Mu’annats
o   Fi’il Mudhori’
      Ke 4 ini semuanya ketika rofa’ di tandai dengan dummah ,ketika nasob di tandai dengan kasroh Dan ketika jazm di tandai dengan sukun kecuali dengan jama’ mu’annats ketika nasob tidak di tandai dengan fathah tetapi kashoh dan isim dan ghoiru munshorif ketika jer tidak ditandai dengan kasroh tapi fathah .

2.      Ditandai Dengan Huruf :
Adapun kalimah yang di i’robo dengan huruf ada 4 macam :
o   Jama’ Mudzakar
o   Isim Tasniyah
o   Asma’ Khomsah
o   Afa’l Khomsah